Pages

Total Pageviews

Advertisement

Wednesday, 21 October 2015

Memahami kerja Power-suply Plasma

Power-suply Board (SMPS) membangkitkan tegangan-tegangan :
 

Tegangan-tegangan
Untuk suply bagian
5v St-By
Mikrokontrol (microprocessor) pada Main-board
12v dan 17v
Prosesor Audio dan Video pada Main-board
M5v
Ysus-board, X-drive, Kontrol-board, Zsus
Vs
Ysus-board, X-board dan Zsus-board
Va
untuk Ysus-board

  • Tegangan St-by 5v ada terus saat colokan listrik dipasang.
  • Sedang tegangan lainnya dikontrol on-off oleh mikrokontrol.

 Urut-urutan proses kerja saat POWER-ON :

Urut-urutan kerja saat power-on :
  • Pertama listrik dicolokkan maka mikrokontrol agar dapat bekerja harus mendapat tegangan St-by (5v) dan tegangan AC-det (4.5v) dari power-suply board.
  • Pada posisi st-by tegangan pada elko besar bagian primer SMPS hanya 90v
  • Tergangan AC-det disampling dari AC input dan disambungkan ke (1) Mikrokontrol pada main-board lewat konektor P813 dan ke (2) Sub Mikrokontrol IC701 pada board SMPS.
  • Jika mikrokontrol mendapat perintah “on” dari Remote atau tombol POWER, Led Indikator hijau mulai menyala,  mikroprosesor akan mengeluarkan perintah sinyal tegangan RELAY ON, yang juga digunakan untuk membangkitkan kontrol sinyal tegangan “5v-DET”, dan memberi informasi ke Sub Mikom IC701 bahwa Mikrokontrol utama telah berfungsi.
  • Sub Mikom IC701 akan mengaktipkan : (1) Dua buah Relay yang terda pada SMPS board sehingga sirkit PFC bekerja dan tegangan primer SMPS berubah menjadi 385v, (2) Pembangkit tegangan M5v bekerja, (3) Pembangkit tegangan 12v dan 17v bekerja,.
  • Terachir mikrokontrol utama akan memberikan perintah “on” melalui kontrol tegangan “VS ON” pada Pembangkit tegangan Vs dan Pembangkit tegangan Va.
 
Berapakah besarnya tegangan Va dan Vs?
  • Tegangan Va dan Vs ditentukan oleh tipe panel yang digunakan.
  • Besarnya tegangan Va dan Vs dapat dilihat pada label yang menempel pada bagian belakang panel. Lihat contoh gambar dibawah.
Catatan :
  • Sepertinya tidak mungkin untuk mendapatkan skema.
  • Tiap-tiap bagian power supply berdiri terpisah sendiri-sendiri, sehingga kalau salah satu rusak tidak berpengaruh pada bagian lainnya.
  • Kadang power supply diberi sirkit protektor Over-voltage atau Over-current jika ada yang short.
  • Karena umumnya Plasma membutuhkan arus besar, maka power suply untuk Va dan Vs digunakan semacam Fet jenis IGBT.
  • Pada power suply LG model lama, juga digunakan untuk membangkitkan tegangan Vsc dan Vsetup seperti contoh gambar blok diagram dibawah. Sedang pada model-model yang lebih baru tegangan Vsc dan Vsetup dibangkitkan pada modul Ysus.








Sunday, 18 October 2015

SUMPAH PEMUDA

          Peristiwa sejarah Soempah Pemoeda atau Sumpah Pemuda merupakan suatu pengakuan dari Pemuda-Pemudi Indonesia yang mengikrarkan satu tanah air, satu bangsa dan satu bahasa. Sumpah Pemuda dibacakan pada tanggal 28 Oktober 1928 hasil rumusan dari Kerapatan Pemoeda-Pemoedi atau Kongres Pemuda II Indonesia yang hingga kini setiap tahunnya diperingati sebagai Hari Sumpah Pemuda
          Kongres Pemuda II dilaksanakan tiga sesi di tiga tempat berbeda oleh organisasi Perhimpunan Pelajar Pelajar Indonesia (PPPI) yang beranggotakan pelajar dari seluruh wilayah Indonesia. Kongres tersebut dihadiri oleh berbagai wakil organisasi kepemudaan yaitu Jong Java, Jong Batak, Jong, Celebes, Jong Sumatranen Bond, Jong Islamieten Bond, Jong Ambon, dsb serta pengamat dari pemuda tiong hoa seperti Kwee Thiam Hong, John Lauw Tjoan Hok, Oey Kay Siang dan Tjoi Djien Kwie.
          Gagasan penyelenggaraan Kongres Pemuda Kedua berasal dari Perhimpunan Pelajar Pelajar Indonesia (PPPI), sebuah organisasi pemuda yang beranggota pelajar dari seluruh Indonesia. Atas inisiatif PPPI, kongres dilaksanakan di tiga gedung yang berbeda dan dibagi dalam tiga kali rapat.
          Rapat pertama, Sabtu, 27 Oktober 1928, di Gedung Katholieke Jongenlingen Bond (KJB), Waterlooplein (sekarang Lapangan Banteng). Dalam sambutannya, ketua PPPI Sugondo Djojopuspito berharap kongres ini dapat memperkuat semangat persatuan dalam sanubari para pemuda. Acara dilanjutkan dengan uraian Moehammad Yamin tentang arti dan hubungan persatuan dengan pemuda. Menurutnya, ada lima faktor yang bisa memperkuat persatuan Indonesia yaitu sejarah, bahasa, hukum adat, pendidikan, dan kemauan.
         Rapat kedua, Minggu, 28 Oktober 1928, di Gedung Oost-Java Bioscoop, membahas masalah pendidikan. Kedua pembicara, Poernomowoelan dan Sarmidi Mangoensarkoro, berpendapat bahwa anak harus mendapat pendidikan kebangsaan, harus pula ada keseimbangan antara pendidikan di sekolah dan di rumah. Anak juga harus dididik secara demokratis.
         Pada rapat penutup, di gedung Indonesische Clubgebouw di Jalan Kramat Raya 106, Sunario menjelaskan pentingnya nasionalisme dan demokrasi selain gerakan kepanduan. Sedangkan Ramelan mengemukakan, gerakan kepanduan tidak bisa dipisahkan dari pergerakan nasional. Gerakan kepanduan sejak dini mendidik anak-anak disiplin dan mandiri, hal-hal yang dibutuhkan dalam perjuangan.

Adapun panitia Kongres Pemuda terdiri dari :

Ketua : Soegondo Djojopoespito (PPPI)
Wakil Ketua : R.M. Djoko Marsaid (Jong Java)
Sekretaris : Mohammad Jamin (Jong Sumateranen Bond)
Bendahara : Amir Sjarifuddin (Jong Bataks Bond)
Pembantu I : Djohan Mohammad Tjai (Jong Islamieten Bond)
Pembantu II : R. Katja Soengkana (Pemoeda Indonesia)
Pembantu III : Senduk (Jong Celebes)
Pembantu IV : Johanes Leimena (yong Ambon)
Pembantu V : Rochjani Soe'oed (Pemoeda Kaoem Betawi)

Berikut ini Kalimat Teks Sumpah Pemuda Asli 28 Oktober 1928:

SOEMPAH PEMOEDA
Satoe: KAMI POETRA DAN POETRI INDONESIA MENGAKOE BERTOEMPAH DARAH JANG SATOE, TANAH AIR INDONESIA
Doea: KAMI POETRA DAN POETRI INDONESIA, MENGAKOE BERBANGSA JANG SATOE, BANGSA INDONESIA
Tiga: KAMI POETRA DAN POETRI INDONESIA MENGJOENJOENG BAHASA PERSATOEAN, BAHASA INDONESIA

Djakarta, 28 Oktober 1928

MAKNA MASING MASING SUMPAH PEMUDA

"Kami Putra putri Indonesia Mengaku bertanah air satu, tanah air Indonesia." Bermakna, kita sebagai kaum pemuda harus bangga menjadi Warga Negara Indonesia. Meskipun Indonesia terdiri dari berbagai suku, agama Kita harus bersatu. Seperti makna dari "Bhineka Tunggal Ika", berbeda-beda tapi tetap satu.
"Kami putra putri Indonesia mengaku berbangsa satu, Bangsa Indonesia." Berarti, sebagi seorang Pemuda Indonesia harus mengaku sebagai bangsa Indonesia bukan mengaku sebagai suku daerah masing-masing. Dari makna ini, akan memunculkan rasa persatuan dan kesatuan yang kokoh serta rasa toleran sesama bangsa Indonesia.
"Kami putra putri Indonesia mengaku berbahasa satu, Bahasa Indonesia." Bahasa Indonesia merupakan Bahasa persatuan, dimana bahasa ini digunakan sebagai alat komunikasi yang resmi di wilayah Indonesia.
Itulah penghayatan dari butir-butir Sumpah Pemuda. Kita sebagai pemuda, dapat diharapkan dapat menerapkan makna dari tiap-tiap butir yang terkandung dalam rumusan Sumpah pemuda. Karena kita sebagai pemuda, merupakan harapan bangsa di masa yang akan datang sebagai penggerak kemajuan bangsa ini. Maka dari itu, para pemuda harus dapat menjawab tantangan yang terbentang di hadapan mereka tanpa mengeluh,


Jadikan Gmbar ini untuk DP Atru Profil Android kamu,
Download Image FULL Non Iklan
KLIK :

http://adf.ly/1Q9Yuq

Thursday, 15 October 2015

TIPS

PENTING WAJIB SHARE, LIAT STNK KAMU !
Pernah mendengar SWDKLLJ ??? coba bro2 semua perhatikan STNK kendaraan. Ketika kita membayar pajak kendaraan secara tidak langsung kita akan dikenai biaya SWDKLLJ. Trus SWDKLLJ itu apa ??? fungsinya buat apa ???
Yup, SWDKLLJ merupakan kepanjangan dari Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan. Nah dengan membayar SWDKLLJ setiap bayar pajak kendaraan, secara tidak langsung diri kita terdaftar ikut asuransi yang dikelola oleh perusahaan BUMN yang bernama Jasa Raharja (bukan Jaja Miharja loh hehehe…). Besarnya tarif SWDKLLJ tergantung dari jenis kendaraan. Untuk motor berkapasitas mesin 50 cc s.d. 250 cc akan dikenai tarif Rp35rb. Sedangkan untuk jenis sedan, jip dsb sebesar Rp143rb.
Manfaat yang diperoleh dari SWDKLLJ adalah kita mendapat perlindungan asuransi jika terjadi kecelakaan lalu lintas. Besarnya santunan yang diberikan oleh Jasa Raharja berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan RI No 36/PMK.010/2008 dan 37/PMK.010/2008 tanggal 26 Februari 2008 yakni :
- Meninggal Dunia, sebesar Rp25 juta
- Cacat Tetap (Maksimal), sebesar Rp25 juta
- Biaya Rawat (Maksimal), sebesar Rp10 juta
- Biaya Penguburan, sebesar Rp2 juta
Bagaimana cara memperoleh santunan ???
1. Menghubungi kantor Jasa Raharja terdekat.
2. Mengisi formulir pengajuan dengan melampirkan (laporan kecelakaan dari pihak kepolisian ato pihak berwenang, surat keterangan kesehatan dari dokter yang merawat/RS, KTP/identitas korban/ahli waris korban).
3. Jika korban luka2 maka dilampirkan kuitansi biaya perawatan & pengobatan yang asli sedangkan jika meninggal dunia maka diperlukan Kartu Keluarga ato Surat Nikah.
4. Hak santunan menjadi gugur jika pengajuan lebih dari 6 bulan sejak terjadinya musibah ato tidak dilakukan penagihan dalam waktu 3 bulan sejak hak santunan disetujui oleh Jasa Raharja.
Oh ya, santunan ini diberikan tidak hanya kepada seseorang / pengemudi tetapi juga berlaku kepada para penumpang yang ikut menjadi korban kecelakaan.
Jadi jangan telat

Wednesday, 14 October 2015

LCD TV Toshiba Power TV 19HV10E sepertiga layar bergaris-garis





LCD TV Toshiba Power TV 19HV10E sepertiga layar bergaris-garis
Syukur Alhamdulillah akhirnya bisa mengabadikan moment penanganan LCD TV jenis power TV ini.Walaupun sebenarnya agak telat pembahasan ini karena LCD TV jenis ini sudah mulai usang,tapi karena banyaknya komentar yang ingin mendapatkan petunjuk penyelesaian kasus sepertiga layar yang bergaris-garis kaya motif sarung ini,membuat saya jadi "NGIDAM" ingin mendapatkan garapan LCD TV jenis itu masuk ke bengkel saya hehehehe.....Walaupun memang penyelesaian kasus ini bukanlah bersifat permanen,atau bersifat sementara saja,tergantung dengan tingkat kerusakannya dan juga tingkat keberuntungan sampean juga hehehe....Jika menginginkan hasil yang permanen,maka harus di lakukan penggantian COFnya.itupun kalau ada yang jual,kalau nggak ada ya ganti panel komplit.Alhasil rasa ngidam saya keturutan akhirnya,kemarin siang ada pasien datang membawa Toshiba power TV dengan type 19HV10E,dengan keluhan yang sama di harapkan.

Garis-garis vertikal yang saya hadapi pada kasus kali ini sifatnya statis atau tetap,tidak ada gerakan sama sekali,juga tidak berubah warna,hanya pada warna hitam dan putih saja,anteng meneng jawane hehehe....Berdasar info rekan-rekan di luaran sana,kasus semacam ini karena ada masalah koneksi IC pada COF atau Chip On Film atau bisa juga Chip On Flex,lebih tepatnya COF bagian kolomnya.Seperti di tunjukan pada gambar di bawah ini.
Berhubung yang bermasalah adalah pada bagian kanan layar maka IC COF yang akan saya eksekusi adalah COF 3,adapun COF 2 untuk kolom bagian tengah layar dan COF 1 untuk kolom layar bagian kiri,sementara saya abaikan dulu.Untuk mengeksekusi IC COFnya saya buka dulu PCB T-Connya seperti gambar di bawah ini.
Dan berikut penampakan IC COF yang kecil mungil seujung mata solder wujudnya :
Untuk eksekusinya cukup dengan memanaskan IC tersebut dengan ujung mata solder,berhubung saya cinta kebersihan,saya langsung memanaskan IC tersebut dengan solder langsung,tanpa mengolesi dengan siongka terlebih dahulu,tapi ya harus di pastikan apakah soldernya bocor apa tidak hehehe.....bagi yang pengin pakai siongka untuk keamanan ya monggo silahkan.Adapun cara memanaskannya saya pakai cara dari ujung kanan terus geser ke kiri lalu balik lagi ke kanan.Seperti gambar di bawah ini :
Setelah memanaskan IC silahkan pasang kembali semua kabel koneksi dan lakukan pengetesan dan IT'S WORK!.
Oke rekan-rekan semua begitulah tadi kisah NGIDAM saya,untuk firmware LCD TV Toshiba ini bisa di download di SINI semoga bermanfaat dan berguna bagi yang membutuhkan,SUKSES buat SEMUA!
Penting!!!
Kasus dan keluhan boleh sama tapi penanganan dan sumber masalah mungkin bisa berbeda.

CARA POTONG JALUR CKV/CKVB LCD TV


Cara memotong jalur CKV, CKVB mengatasi gambar double vertikal
Panel LCD yang mengadopsi teknologi penemuan Samsung, dimana ciri panel tersebut adalah :
Panel semacam ini tidak hanya digunakan pada LCD Samsung, tapi juga digunakan pada Toshiba, Polytron dan Sony
Panel tidak menggunakan sirkit “row-driver” yang berada dibagian luar kiri-kanan layar (…biasa disebut kupingan), sebab disini sirkit row-driver sudah ter-intregrasi masuk didalam panel kaca.
Pada board T-con di ketemukan test-point dengan tulisan STVP, CKVB1, CKVB2, CKV1, CKV2, VSS.
Problem yang sering terjadi dengan panel tersebut adalah :
Kadang warna gambar berubah-ubah, misalnya menjadi magent,kemerah-merahan, kehijauan
Atau kalau sudah lebih parah gambar jadi double secara vertikal.
Atau gambar seperti vertikal rolling dengan cepat.
Gejala kerusakan tersebut diatas disebabkan adanya kerusakan pada sirkit row-driver yang ada didalam panel kaca. Kerusakan demikian kadang memang panel masih bisa diselamatkan dengan cara “memotong” (orang kadang menyebut “cut” atau “sunat”) salah satu lajur jalur kiri atau kanan
Untuk itu kita mesti memahami dulu bagaimana sebenarnya jalur2 tersebut dan bagian mana yang mesti diputus.
Ada 2 lajur jalur yag menuju ke panel kaca, yaitu kearah “kiri” dan kearah “kanan” layar (lihat gambar.1)
Jalur-jalur tersebut berasal dari satu sumber, yang kemudian masing-masing bercabang menjadi 2 kearah kiri dan kanan (gambar.2)
Jalur yang dipotong nantinya adalah “hanya salah satu” lajur jalur yang kearah panel kaca, jadi jangan sampai salah potong sehingga mengakibatkan jalur pulsa terputus kearah 2 jalur semuanya.
Jalur mana yang mesti diputus? Lajur kiri atau kanan? Dalam ini belum bisa diketahui. Kita mesti main coba-coba dulu atau untung-untungan.
Misalnya kita potong dulu lajur jalur kanan,……ternyata raster malah gelap. Maka hal ini menunjukkan kita salah potong lajur. Sambung kembali jalur2 yang telah dipotong……dan ganti potong jalur kiri.
Menyambung kembali jalur yang putus mesti dilakukan dengan hati-hati dan sempurna. Artinya pastikan bahwa jalur2 telah tersambung kembali dan tidak ada yang short satu sama lain.
Untuk melakukan eksekusi, sebaiknya digunakan lampu penerangan yang cukup dan bantuan kaca pembesar.
Sebaiknya jalur2 digambar atau difoto dulu sebelum eksekusi….agar jejak jalur aslinya bisa diketahui jika salah potong jalur.
Untuk memotong jalur gunakan pisau cuter kecil yang masih baru atau silet.
gambar.1
gambar.2
Langkah-langkah sebelum melakukan potong jalur.
Cari dahulu letak lajur jalur kiri maupun kanan yang akan dipotong, yaitu jalur2 STVP, VSS, CKV1, CKV1, CKVB1, CKVB2 dan kemudian masing-masing diberi tanda.
Gunakan ohm meter untuk mencari tiap jalur, sebab yang diberi tanda test point umumnya hanya salah satu jalur saja. Ujung probenya bisa diberi sambungan potongan jarum pentul untuk memudahkan pengukuran karena jalur2 yang akan diukur berukuran lembut.
Jika jalur2 sudah diketemukan, maka sebelum jalur dipotong dikerik dulu sehingga tembaga-nya kelihatan. Ini berguna jika nanti ternyata salah potong, sehingga jalur mudah disambung lagi dengan cara diberi solder jalur tersebut (gambar.3)
Memotong jalur :
Potong jalur sebaiknya pada bagaian yang berada didekat jalur yang masuk panel kaca.
Arah pisau sebaiknya jangan tegak lurus dengan jalur yang dipotong, tetapi dibuat agak miring. Ini bergunaka memudahkan jika seandainya akan disambung lagi karena salah potong.
Ingat - selulu gunakan pisau yang baru, agar jalur potongan sekecil mungkin. Ini berguna untuk memudahkan jika harus menyambung lagi.
Potong jalur CKV1,2 dan CKVB1,2 dulu.
gambar.3
Amati dengan seksama hasil gambar yang diperoleh :
Mungkin hasil gambar yang diperoleh “cling” seperti resolusi aslinya.
Mungkin hasil gambar bagian kiri adan kanan beda resolusinya. Yang sebelah kalau diperhatikan agak kasar.
mungkin secara keseluruhan hasil gambar resolusi kasar, seperti ada garis-garis horisontal.
Mungkin timbul satu atau dua garis horisontal tipis yang berwarna.
Mungkian problem tetap tidak bisa di perbaiki, walaupun sudah coba potong bagian kiri maupun ganti potong bagian yang kanan. artinya panel sudah tidak bisa diselamatkan
Dari contoh-contoh hasil gambar diatas, mungkin dapat diperbaiki lagi hasilnya dengan cara :
Memotong semua jalur termasuk STVP dan Vss
Atau malah menyambung salah satu jalur atau beberapa jalur yang telah dipotong pada lajur yang sama.
Lintang Wisanggeni. Powered by Blogger.
 

adf

Blogger news

Blogroll

Most Reading